MUSEUM BPK RI DI MAGELANG DIRESMIKAN

Standard

https://kotatoeamagelang.files.wordpress.com/2017/01/d52a5-img_3878.jpg?w=652

MAGELANG – (Media Rakyat). Berdasarkan Surat Penetapan Pemerintah 1946 No. 11/Oem, BPK didirikan pada 1 Januari 1947. Sebagai Ketua BPK yang pertama diangkatlah R. Soerasno, Dr. Aboetari sebagai anggota, dan Djunaedi sebagai Sekretaris BPK. Tempat kedudukannya untuk sementara di Magelang, Museum BPK diresmikan pada 4 Desember 1997 , luas bangunan yang digunakan 163,80 meter persegi. Kemudian mengalami pengembangan pada tahun 1999, luasnya menjadi 260,16 Meter persegi.

Pada tahun 2016 , dengan memperhatikan tren Museum Post –Modern, Museum BPK kembali mengalami pengembangan dan perluasan . bahkan luasnya bertambah , sebagian gedung kantor Bakorwil 2 Kedu dan Surakarta di hibahkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk pengembangan museum, sehingga saat ini luas museum BPK mencapai 3.880 meter persegi .

Kini Museum BPK dengan tagline BPK Pengawal Harta Negara dikelola oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Museum BPK, pengelolaannya berada di Bawah Biro Humas dan Kerjasama Internasional BPK, itulah sejarah singkat tentang BPK dan Museum BPK serta perkembangannya.

Ini terlihat pada acara peresmian Renovasi Museum BPK dan Peluncuran Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN) 2017 serta Aplikasi Sistem Informasi Pemantauan Tindak Lanjut (SIPTL), Senin (9/1) di Komplek Museum BPK , Magelang.

Museum BPK tersebut diresmikan oleh Wakil Ketua BPK Sapto Amal Damandari, turut mendampingi Gubernur Jawa Tengah Gajar Pranowo, Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Rukma Setyabudi, Walikota Magelang, Sigit Widyionindito, Bupati Magelang, Zaenal Arifin dan mewakili Auditor Utama BPK, Bahtiar Arif, acara juga dihadiri keluarga besar dari pimpinan BPK periode sebelumnya.

70 tahun BPK RI berdiri adalah untuk memastikan uang Negara dipergunakan dan dipertanggung jawabkan bagi kemakmuran rakyat, BPK juga mengalami dinamika kelembagaan organisasi dan profesi untuk dapat mengawal harta Negara seperti yang diungkapkan oleh Wakil Ketua BPK Sapto Amal Damandari “ Komitment BPK RI mengembangkan Museum adalah sebagai perwujudan menjaga kelestarian warisan pendahulu bangsa dan mengajak semua komponen bangsa untuk ikut mengawal harta yang menjadi amanah bersama ” ungkap Sapto

“ Museum ini juga bisa dijadikan tempat untuk mengetahui sejarah dan nilai ke BPK an , media pelestarian nilai budaya bangsa dan destinasi Wisata yang mendidik public mengenai arti penting lembaga pemeriksa dalam tatanan Negara” Imbuh Sapto.

Standar Pemeriksaan Keuangan Negara ( SPKN ) tahun 2007 setelah 10 tahun digunakan sebagai standar pemeriksaan perlu disempurnakan, yang semula perkembangan standar dari berbasis pengaturan detail ( Rule – based Standards ) menjadi pengaturan berbasis prinsip ( Principle – based Standarts). “ Kini dengan Sistim Informasi Pemantauan Tindak Lanjur (SIPTL) menjadi transparan dan Akuntael.” Ungkap Sapto pada saat menjelaskan kepada audiens tentang perubahan system yang digunakan oleh BPK.

“ Dengan SIPTL ada imbal balik kepada entitas yang selama ini telah mendukung e – Audit sehingga meningkatkan sinergi antara BPK dengan entitas, ini merupakan hasil dari reformasi birokrasi sebagaimana Perpres No. 81/2010 tentang Grand Design RB 2010 – 2015.” Tambah sapto.

Sementara itu Gubernur Jawa Tengah Gajar Pranowo menyatakan wisata ini mendorong wisata yang lebih edukatif.

Terkait dengan SIPTL Ganjar mengungkapkan bahwa kita dituntut makin transparan “ Kita para penyelenggara Negara diminta untuk menandatangain Pakta integritas, kita manfaatkan system ini semuanya untuk perbaikan” pungkas Ganjar di sela sela menyampaikan sambutan

Kota Tegal, selain sebagai kota awal berdirinya Sekolah Angkatan Laut (SAL). Juga merupakan cikal bakal terbentuknya korps Marinir Angkatan Laut, 15 November 1945 dengan nama Korps Armada IV ALRI yang saat itu bermarkas di tegal. Tanggal 15 November 1945 selanjutnya dijadikan sebagai hari lahir Korps Marinir.

Balai Kota Lama awalnya merupakan Kantor Residen, dibangun tahun 1729-1898, pernah menjadi pangkalan IV ALRI tanggal 11 Oktober 1945 dan kantor Walikota (Balaikota) dan sekarang gedung DPRD.

monumen Bahari selain juga perwujudan penghargaan kepada para pendahulu kita yang telah meletakkan dasar sektor Kebaharian di Kota Tegal, Melihat begitu pentingnya arti sejarah maka di Kota Tegal direncanakan pada tahun 2017 akan berbenah dengan menata Museum Bahari

menghadiri acara Peluncuran Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN) 2017 serta Aplikasi Sistem Informasi Pemantauan Tindak Lanjut (SIPTL), Walikota Tegal, KMT. Hj. Siti Masitha Soeparno, Plt. Sekda Kota Tegal, Dyah Kemala Sintha, SH, MH, Plt. Inspektorat Kota Tegal, Ir Nur Effendi

Dikutip dari Walikota Tegal, KMT. Hj. Siti Masitha Soeparno, Plt. Inspektorat Kota Tegal, Ir Nur Effendi menyatakan bahwa Pemerintah Kota Tegal menyambut baik acara tersebut mengingat pentingnya sejarah “ Kota Tegal akan dibikin museum bahari yang merupakan cikal bakalnya Angkatan Laut ( TNI AL ) sepertihalnya cikal bakalnya museum BPK di Magelang.” Ungkap Nur Effendi.

“ Ini akan dilanjutkan dengan pembicaraan dari Konsultan dari Universitas Indonesia untuk melaksanakan kajian kajian tentang museum bahari, 2017 diharapkan sudah bisa dilaksanakan” tambah Nur Effendi.

Berkaitan dengan SIPTL Kota Tegal juga sudah menyiapkan dengan tindak lanjut MOU penerapan SIPTL secara online “ Mou SIPTL akan dilakukan dalam waktu dekat oleh Walikota Tegal dengan BPK.” Ungkap Nur Effendi

Kesiapan ini juga dilakukan Inspektorat Kota Tegal dengan menyiapkan sarana dan prasarana baik perangkat lunak, perangkat keras maupun kesiapan Aparaturnya.

“ Kita sudah Siap dan Harapannya kita mendapatkan kategori WTP.” Pungkas Nur Effendi. (Daryani/MR/99).

sumber : http://www.mediarakyat99.com/2017/01/museum-bpk-magelang-diresmikan.html

About komunitaskotatoeamagelang

Komunitas ini merupakan kumpulan sekelompok masyarakat yang peduli keberadaan peninggalan sejarah yang ada di wilayah Magelang dan Sekitarnya. Nilai sejarah dan arsitektur yang menyimpan nilai luhur merupakan sesuatu yang bukan hanya dikenal namun tetap perlu dilestarikan... Semangat inilah yang akan terus dipunyai oleh komunitas ini

One response »

  1. Pingback: MUSEUM BPK RI DI MAGELANG DIRESMIKAN | | di Magelang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s