Borobudur Writers &Cultural Festival 2016 Kembali Digelar

Standard

bwcf-banner

Adalah forum pertemuan bagi para penulis dan pekerja kreatif serta aktivis budaya pada umumnya dalam kerangka dialog lintas batas dan pemahaman interkultural yang berbasis pada pengembangan dan perluasan berbagai pengetahuan sehingga para kreator budaya maupun masyarakat yang hidup dalam budaya-budaya tersebut dapat memanfaatkan segala khazanah yang ada sesuai dengan kebutuhan aktualnya. Festival ini diciptakan untuk menjadi wahana perayaan karya-karya budaya yang membuka diri terhadap segala kemungkinan keragaman identitas dan manifestasi ekspresif di masa lalu, masa kini dan segenap pilihan inseminasi kreativitas di masa depan. Selain itu, merupakan wahana pertemuan antarkomunitas, antarkelompok, serta ruang dialog antara karya-karya budaya dengan publik sehingga terbangun pemahaman yang mendalam di antara individu maupun komunitas budaya tersebut dalam cakupan ruang dan waktu yang tak terbatas. Juga sebagai ruang kemungkinan bagi segala penjelajahan imajinasi dan bentuk-bentuk ekspresifnya.

BWCF yang pertama telah diselengarakan pada tahun 2012, dengan tema “Memori dan Imajinasi Nusantara: Musyawarah Agung Penulis Cerita Silat dan Sejarah Nusantara”. Pada BWCF 2012 itu hadir 350 penulis cerita silat dan penulis berlatar sejarah Nusantara. Selain sesi seminar juga diadakan pemutaran film, peluncuran buku, pementasan seni, lecture tentang sejarah Nusantara, workshop penulisan  cerita anak, dan pemberian penghargaan Sang Hyang Kamahayanikan Award kepada seorang tokoh (penulis, sejarawan, peneliti, budayawan, dan lainnya)  yang berjasa bagi pengembangan budaya dan sejarah Nusantara. Pada BWCF 2012 award diberikan kepada SH Mintardja, seorang penulis cerita silat yang sangat produktif.

BWCF yang kedua pada tahun 2013 mengangkat tema “Arus Balik: Memori Rempah danBahari Nusantara”. Selain dihadiri para penulis berlatar sejarah maritim Nusantara, acara BWCF 2013 juga dihadiri oleh para antropolog, sejarawan, mahasiswa, wartawan, sastrawan, dan masyarakat umum. Sang Hyang Kamahayanikan Award 2013 diberikan kepada AB Lapian, seorang sejarawan maritim yang telah memberikan kontribusi besar di dunia keilmuan dan pemahaman atas sejarah bahari Nusantara.

BWCF ketiga yang dilaksanakan pada 2014 mengusung tema “Ratu Adil, Kuasa, dan Pemberontakan di Nusantara”. Selain seminar sebagai menu utama, diselenggarakan pentas seni tradisi di Balai Seni Desa Gejayan, Gunung Merbabu dan Balai Seni Desa Tutup Ngisor, Gunung Merapi, Magelang. Pada 2014 Sang Hyang Kamahayanikan Award diserahkan kepada Peter Carey. Seorang sejarawan Inggris yang mendarmabaktikan hidupnya untuk meneliti riwayat Pangeran Diponegoro.

Pada 2015 BWCF mengusung tema, “Gunung, Bencana, dan Mitologi di Nusantara”. Penerima Sang Hyang Kamahayanikan Award 2015 adalah Nigel Bullough, sosok yang mengabdikan dirinya untuk meneliti masa silam Nusantara.

Borobudur Writers & Cultural Festival diperuntukkan bagi para penulis, akademisi, peneliti sejarah, arkeolog, jurnalis, pencinta sejarah, mahasiswa dan masyarakat umum. Seluruh acara tidak dipungut biaya. Namun, karena keterbatasan ruang, bagi yang hendak mengikuti festival dan bisa duduk untuk acara seminar, silahkan mengisi formulir yang tersedia di website ini.

Selamat bergabung!

sumber : http://www.borobudurwriters.com/apa-itu-bwcf/

About komunitaskotatoeamagelang

Komunitas ini merupakan kumpulan sekelompok masyarakat yang peduli keberadaan peninggalan sejarah yang ada di wilayah Magelang dan Sekitarnya. Nilai sejarah dan arsitektur yang menyimpan nilai luhur merupakan sesuatu yang bukan hanya dikenal namun tetap perlu dilestarikan... Semangat inilah yang akan terus dipunyai oleh komunitas ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s