Berniat Bikin Kolam, tapi Malah Temukan Candi

Standard

 

Berniat Bikin Kolam, Warga Temukan Candi, Mereka Tak Mau Lanjutkan Menggali Takut Makhluk Halus

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG – Masyarakat Dusun Bendungan, Kalibening, Dukun, Kabupaten Magelang, dikagetkan dengan penemuan sebuah artefak kuno yang sebelumnya masih terkubur di dalam tanah.

Indikasi penemuan artefak tersebut sejatinya sudah mulai terindikasi pada pagi hari, sekitar pukul 09.00, Selasa (10/5/2016) silam.

“Awalnya memang tidak sengaja, karena sedang dalam proses penggalian untuk membuat kolam, tadinya ya batu itu diambilin saja, wong tidak tahu kalau itu candi,” jelas Dwi Yatimantora, warga yang pertama kali menemukannya, pada Selasa (17/5/2016).

Akan tetapi, setelah digali lebih jauh lagi, hingga kedalaman kurang lebih 1,5 meter, tatanan candi mulai semakin terlihat jelas, hingga tampak sejenis tatar undak hingga lima tingkat.

Namun, ketika akan dilanjutkan, pria yang dalam kesehariannya akrab disapa Tora tersebut, menemui kesulitan karena air mulai muncul ke permukaan.

“Akhirnya saya putuskan untuk menceritakannya pada Kepala Dusun, yang kemudian ditindak lanjuti dengan mengirim laporan ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magelang,” tandasnya.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Kepala Dusun Bendungan, Muhammad Solikin, menuturkan bahwa ia sudah mendapat jawaban dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magelang.

“Tapi dinas terkait baru bisa menganggarkannya pada anggaran 2017-2018 dan itu kami rasa terlalu lama, karena sebagian batu candinya kan saat ini terendam di dalam air, yang kami takutkan akan terjadi kerusakan kalau didiamkan terlalu lama,” kata Solikin.

Sedangkan ia sendiri mengaku menemui berbagai kendala jika harus mengerahkan warga untuk melanjutkan proses penggalian.

Selain masalah biaya, warga setempat juga diliputi rasa takut pada makhluk halus yang menjadi penghuni candi tersebut. Kalaupun ada warga yang bersedia membantu, jumlahnya pun hanya tiga atau empat orang saja.

Dengan lokasi penemuan candi yang jauh dari pemukiman warga, Solikin yakin kalau nantinya masyarakat Dusun Bendungan setuju jika proses penggalian tetap diteruskan.

“Karena harapan kami penemuan ini bisa dijadikan sebagai objek wisata, yang tentu bakal meningkatkan perekonomian warga. Tapi, kami masih menunggu respon dari pemerintah juga,” ungkapnya. (tribunjogja.com)

Sumber :  http://jogja.tribunnews.com/2016/05/17/berniat-bikin-kolam-warga-temukan-candi-mau-lanjutkan-menggali-takut-makhluk-halus?page=2

About komunitaskotatoeamagelang

Komunitas ini merupakan kumpulan sekelompok masyarakat yang peduli keberadaan peninggalan sejarah yang ada di wilayah Magelang dan Sekitarnya. Nilai sejarah dan arsitektur yang menyimpan nilai luhur merupakan sesuatu yang bukan hanya dikenal namun tetap perlu dilestarikan... Semangat inilah yang akan terus dipunyai oleh komunitas ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s