DJELADJAH PETJINAN #4 : TEMANGGOENG , Minggu 28 Februari 2016

Standard

Temanggung, sebuah wilayah di kaki Gunung Sumbing dan Sindoro yang memberi limpahan kekayaannya kepada masyarakat yang hidup di kawasan ini.

Berbagai etnis suku bangsa mendiaminya, salah satunya adalah masyarakat Tionghoa. Komunitas ini memiliki peran penting dalam berbagai bidang. Baik dalam bidang ekonomi, bisnis, pendidikan, transportasi, hiburan, pertanian, sejarah dan budaya Temanggung.

Dalam dunia pertembakauan hadirlah Cerutu Rizona yang sudah berusia lebih dari 100 tahun. Sosok-sosok fenomenal juga hadir di dunia transportasi, seperti halnya Ho Tjong An seorang pemborong proyek khususnya membuat jalur kereta api antara Ambarawa – Secang, Magelang – Secang, Secang – Temanggung dan Temanggung – Parakan. Ada juga Oei Bie Lay, seorang pengusaha otobis yang legendaris OBL.

Lalu seperti apakah sebenarnya komunitas ini berada hingga kini?
Seperti apakah peninggalan masyarakat Tionghoa yang masih dapat kita saksikan hingga kini? Anda ingin tahu?

 

‪#‎ACARA‬
Ayo ikuti acara berikut:
– Nama Acara : DJELADJAH PETJINAN #4 : TEMANGGOENG
– Waktu : Minggu 28 Februari 2016
– Jam: 06.30 – 13.00 WIB

‪#‎TEMPATkumpul‬
– Tempat Kumpul : Tugu ANIEM [depan Klenteng Liong Hok Bio/Kantor Pos Kota Magelang]

‪#‎HeritageWalk‬
– Konsep Acara : Heritage Walk [jelajah jalan kaki sejauh 2 km]

‪#‎DressCode‬
– Dresscode : Kaos/baju warna MERAH.

‪#‎KONTRIBUSI‬
-Kontribusi : Rp 10.000,- [fasilitas : snack pagi, air mineral, parkir motor, makalah]

‪#‎NB‬ :
1. Peserta wajib memakai motor/mobil yang di pergunakan sebagai sarana transportasi dari Magelang – Temanggung PP.
Peserta wajib sarapan pagi dahulu.

2. Peserta wajib membawa payung, mantol atau jas hujan untuk mengantisipasi jika turun hujan.
Peserta wajib memakai kaos/baju warna MERAH sebagai dresscode kegiatan.

3. Rundown acara :
– jam 06.30 – 07.30 WIB : daftar ulang peserta sekaligus pembayaran kontribusi acara di titik kumpul Tugu ANIEM depan Klenteng Liong Hok Bio Kota Magelang.
– jam 07.30 – 08.30 WIB : perjalanan menuju Temanggung, motor di parkir di Aloon-aloon Temanggung sisi barat [depan Masjid Jami’ Temanggung]. Jelajah di lakukan dengan berjalan kaki sejauh 2 km [heritage walk]
– jam 08.30 – 09.00 WIB : persiapan jelajah
– jam 09.00 WIB : jelajah di mulai dengan rute dan lokasi kunjungan sbb : Masjid Jami’ Temanggung [start] – Rumah OBL – Rumah di selatan KODIM – Cerutu Rizona – Stasiun Temanggung – Klenteng – Aloon-aloon [finish]
– jam 13.00 WIB : acara di perkirakan selesai, tetapi menyesuaikan dengan situasi dan kondisi di lapangan.

4. Makan siang peserta di tanggung oleh masing-masing peserta. Peserta dapat melakukan jelajah kuliner di seputar kawasan aloon-aloon Temanggung.

5. Jaga kebersihan selama kegiatan. Di larang membuang sampah sembarangan.

6. Hal-hal yang belum tertulis di lembar ini akan di sampaikan kemudian.

SAVE HERITAGE AND HISTORY IN MAGELANG

About komunitaskotatoeamagelang

Komunitas ini merupakan kumpulan sekelompok masyarakat yang peduli keberadaan peninggalan sejarah yang ada di wilayah Magelang dan Sekitarnya. Nilai sejarah dan arsitektur yang menyimpan nilai luhur merupakan sesuatu yang bukan hanya dikenal namun tetap perlu dilestarikan... Semangat inilah yang akan terus dipunyai oleh komunitas ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s