AGENDA EVENT KOTA TOEA MAGELANG – 13 SEPTEMBER 2015 “DJELADJAH DJALOER SPOOR #4”

Standard

Perkeretaapian di wilayah Magelang memiliki sejarah yang sangat panjang. Lebih dari 100 tahun lalu “ular besi” menjelajahi bumi Kedu Utara, menghubungkan wilayah Magelang – Temanggung – Parakan dan antara Magelang – Ambarawa. Kawasan Kedu Utara merupakan dataran yang berbukit-bukit, yang elok terbentang pada wilayah antara Magelang dan Ambarawa. Udara sejuk terasa, turun dari Gunung Andong dan Telomoyo menyelimuti kawasan tersebut.

Begitu kental kisah manis di masa lalu, terlihat “si ular besi” melintasi rel berjalan lurus. Asap hitam membumbung pekat di antara persawahan, tegalan dan perkebunan kopi. Kadang berjalan tertatih ketika melewati rel bergerigi menanjak antara Jambu menuju Bedono.
Itulah sang kereta api yang dahulu menjadi raja transportasi. Lalu seperti apa jejak-jejak sejarahnya di masa kini … ???

Ayo ikuti: “DJELADJAH DJALOER SPOOR #4”
Stasioen Bedono – Stasioen Djamboe – Stasioen Ambarawa
(heritage trail / trekking jalan kaki sejauh 9 km)

‪#‎PADA‬
– Hari : Minggu Kliwon, 13 September 2015
– Jam: 06.30 – selesai
– Tempat berkumpul : halaman parkir Alfamart Jl. Pahlawan Mbotton [depan SMPN 1] Kota Magelang [1 km utara Aloon-aloon Magelang].

‪#‎KONTRIBUSI‬
Kontribusi: Rp 25.000,-*)
(fasilitas: air mineral, snack & sarana transportasi antar jemput dari Magelang – Bedono & Ambarawa – Magelang)

NB:
*) belum termasuk tiket masuk ke Museum Kereta Api Ambarawa sebesar Rp 10.000,- per orang. Semoga saja surat yang akan kami kirimkan ke PT KAI bisa mendapat tiket gratis masuk ke museum.

‪#‎INFO‬ dan ‪#‎PENDAFTARAN‬
-Cara pendaftaran / info ketik: SPOOR #4 (spasi) Nama Anda
– kirim ke: 0878 32 6262 69

Pendaftaran peserta paling lambat hari Jumat Pon, 11 September 2015 jam 18.00 WIB.

‪#‎NB‬:
1. Peserta harus memiliki fisik yang prima karena akan menempuh rute sejauh kira-kira 9 km antara Stasiun Bedono – Stasiun Ambarawa dan ditempuh dengan berjalan kaki melewati bekas rel kereta api dengan pesona persawahan, perkebunan kopi dan pemandangan yang indah. Rute yang dilewati dalam kondisi gersang dengan cuaca kemarau yang terik.

Sewaktu survey, rute jelajah dapat di tempuh selama 4 jam. 3 jam dengan rute jalan menurun dan 1 jam dengan rute jalan mendatar.
Ada 3 pos sebagai tempat pemberhentian jelajah.

2. Peserta wajib memakai topi dan kaos lengan panjang untuk mengantisipasi panas, sepatu kets yang nyaman, pakaian cadangan, handuk kecil dan perlengkapan pribadi lainnya. Boleh juga membawa payung. Di sarankan memakai kaos warna terang, jangan yang berwarna gelap.

3. Peserta wajib sarapan pagi dulu karena akan menempuh perjalanan jelajah yang cukup jauh.

4. Peserta yang memakai sepeda motor di mohon untuk di parkir di Nikita Futsal [depan Alfamart] Jl Pahlawan [depan SMPN 1 Magelang]. Kemudian peserta akan berangkat dengan angkutan umum menuju Bedono dan di perkirakan memakan waktu 1 jam perjalanan.

5. Rundown acara :
– jam 06.30 – 07.15 WIB : daftar ulang peserta sekaligus pembayaran kontribusi
– jam 07.15 – 07.30 WIB : briefing dan penyampaian petunjuk teknis dari panitia
– jam 07.30 – 08.30 WIB : perjalanan menuju Bedono
– jam 08.30 – 09.00 WIB : persiapan penjelajahan
– jam 09.00 – 13.00 WIB : jelajah
– jam 13.00 – 15.00 WIB : istirahat, sholat, makan dan berkunjung di Museum Kereta Api Ambarawa.
– jam 15.00 WIB : perjalanan pulang ke Magelang.
– jam 16.00 WIB : selesai

6. Rundown dapat berubah menyesuaikan dengan situasi dan kondisi selama perjalanan.

7. Makan siang di tanggung oleh masing-masing peserta.
[Tenang saja, di depan Museum Kereta Api Ambarawa banyak warung makan yang siap untuk di jelajahi]

8. Hal-hal lain yang belum di tentukan akan di informasikan kemudian.

9. Kenali negerimu, pahami sejarahnya, cintai bangsamu.

SAVE HISTORY & HERITAGE IN MAGELANG

About komunitaskotatoeamagelang

Komunitas ini merupakan kumpulan sekelompok masyarakat yang peduli keberadaan peninggalan sejarah yang ada di wilayah Magelang dan Sekitarnya. Nilai sejarah dan arsitektur yang menyimpan nilai luhur merupakan sesuatu yang bukan hanya dikenal namun tetap perlu dilestarikan... Semangat inilah yang akan terus dipunyai oleh komunitas ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s