MMENELUSURI JEJAK PEMBANGUNAN TANGSI MILITER MAGELANG (SEKARANG KAWASAN RINDAM) BAGIAN III

Standard

Gedung ini adalah markas Polisi Militer (Provoost) Garnizun Magelang, Pengadilan Militer dan Penjara Militer (SUmber Foto: Kitlv)

Kawasan Tangsi Militer di Magelang dirancang untuk ditempati 5.000 tentara, belum termasuk keluarganya. Pada tahun 1874, ada instruksi dari Gubernoor Generaal agar Batalyon-Batalyon Infantri yang ada di pesisir, dipindahkan ke pedalaman secara bertahap. Untuk Jawa Tengah, tentara infantri itu dipindahkan ke Salatiga, Surakarta, Purworejo dan Magelang. Pada tahun 1888 di Magelang sudah ada lebih dari 5.000 infantri.

Masalah indisipliner di kalangan tentara mulai terasa dan kebutuhan rumah tinggal para bintara segera harus dipenuhi. Tentara yang berpangkat prajurit tetap tinggal di barak-barak batayonnya, walaupun cukup banyak yang mempunyai istri dan anak atau gundik. Karena terbatasnya ruangan tempat tinggal yang disediakan untuk prajurit yang berkeluarga, anak-anak mereka banyak yang harus tidur di kolong ranjang. Dari situ muncul istilah yang kita kenal dengan “Anak Kolong”, anak prajurit.


Semacam Balai pertemuan atau sekarang semacam cafe untuk tempat rekresi prajurit. Bangunan ini menghadap lapangan Ngenthak (Sumber Foto: Pintenkabinet)

Setelah perumahan perwira di tepi Ralan Raya (Jl. A.Yani) diselesaikan, maka Markas Provoost, Pengadilan Militer dan Penjara Militer yang semula hanya berupa bangunan kecil di pinggir saluran kali Manggis, dekat jembatan yang menuju Rumah Sakit Tentara, akhirnya dipindahkan di bangunan baru yang lebih besar dengan mengorbankan sebuah lapangan di sisi selatan. Kebutuhan adanya tempat rekreasi untuk prajurit akhirnya juga disediakan, yaitu berupa Cantine atau balai pertemuan, yang terlletak di belakang markas Provoost. Sementara itu, untuk kebutuhan rekreasi para perwira, Societet di Aloon-Aloon di renovasi

.
Perumahan Bintara di Ngenthak

Markas Batalyon Artellrie yang semula direncanakan di sisi paling selatan (daerah Ngenthak sekarang) akhirnya dipindahkan ke sisi timurm, berdekatan dengan markas 2e Mitrailleur Companige. Di lokasi itu (ngenthak) kemudian dibangun perumahan untuk Bintara (dibawah Letnan, di atas Kopral)


Perumahan Bintara di Ngenthak

[penyusun : Denmaz Didotte – KOTA TOEA MAGELANG]

About komunitaskotatoeamagelang

Komunitas ini merupakan kumpulan sekelompok masyarakat yang peduli keberadaan peninggalan sejarah yang ada di wilayah Magelang dan Sekitarnya. Nilai sejarah dan arsitektur yang menyimpan nilai luhur merupakan sesuatu yang bukan hanya dikenal namun tetap perlu dilestarikan... Semangat inilah yang akan terus dipunyai oleh komunitas ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s