Staadsgemeente Ordonantie

Standard

https://kotatoeamagelang.files.wordpress.com/2011/08/34439-lambangkotamagelangtempodulu.jpg

Walaupun sudah dilakukan beberapa perubahan dalam peraturan hukum, tetapi warga Eropa yang tinggal di kotapraja-kotapraja (gemeente) merasa belum puas dalam mengatur kewenangan dan kemandirian yang di milikinya. Masyarakat Eropa menghendaki adanya perubahan dalam sistem pemerintahannya.

Akhirnya Pemerintah Hindia Belanda di tahun 1922 mengeluarkan peraturan BESTUURS-HERVORMINGS-ORDONANTI​E yang isinya adalah mengubah sistem pemerintahan dari desentralisasi menjadi dekonsentrasi. Akibatnya Dewan Wilayah yang ada dibubarkan karena jumlah anggotanya yang terlalu besar dan kurangnya komunikasi dengan warganya.

Pada tahun 1926 Pemerintah Hindia Belanda mengeluarkan peraturan STAADSGEMEENTE ORDONANTIE yang isinya mengubah status GEMEENTE menjadi STAADSGEMEENTE, dimana nantinya Staadsgemeente dipimpin oleh Walikotapraja (BURGEMEESTER) bukan Asisten Residen seperti pada Gemeente.

Para Burgemeester ini bertanggungjawab kepada pemerintah propinsi yang akan segera di bentuk, bukan pada pemerintah pusat secara langsung. Sehingga pada tahun 1926 dikeluarkanlah PROVINCIE-ORDONANTIE yang mengatur pembentukan propinsi di Jawa, yaitu WEST-JAVA (Jawa Barat), MIDDEN-JAVA (Jawa Tengah) dan OOST-JAVA en MADOERA (Jawa Timur dan Madura).

Demikian juga dengan Magelang, sesudah terbentuknya Gemeente Magelang di tahun 1906 dan akibat adanya STADSGEMEENTE ORDONANTIE di tahun 1926 maka statusnya ikut berubah menjadi Staadsgemeente Magelang pada tahun 1929. Setelah dari tahun 1906-1929 dipimpin oleh Asisten residen Kedu, maka pada tahu 1929 secara resmi Staadsgemeente Magelang memiliki Walikotapraja sendiri (Burgemeester) yang bernama P.K.W LAKEMAN. Burgemeester ini menjabat dari tahun 1929-1934 ( kemudian menjadi Burgemeester Malang dan Surabaya). Dan jabatan ini diteruskan oleh Ir. R.C.A.F.J VAN LISSA NESSEL hingga sampai tahun1942.

About komunitaskotatoeamagelang

Komunitas ini merupakan kumpulan sekelompok masyarakat yang peduli keberadaan peninggalan sejarah yang ada di wilayah Magelang dan Sekitarnya. Nilai sejarah dan arsitektur yang menyimpan nilai luhur merupakan sesuatu yang bukan hanya dikenal namun tetap perlu dilestarikan... Semangat inilah yang akan terus dipunyai oleh komunitas ini

2 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s