<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Kota Toea Magelang</title>
	<atom:link href="http://kotatoeamagelang.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kotatoeamagelang.wordpress.com</link>
	<description>KOmunitas petjinTa dan PelestAri bangunan TOEA di Magelang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Feb 2012 07:45:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='kotatoeamagelang.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/635d486175c76df11f6c3d2f20f2c428?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Kota Toea Magelang</title>
		<link>http://kotatoeamagelang.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://kotatoeamagelang.wordpress.com/osd.xml" title="Kota Toea Magelang" />
	<atom:link rel='hub' href='http://kotatoeamagelang.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Gardu Listrik ANIEM, Riwayatmu Dulu</title>
		<link>http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2012/02/23/gardu-listrik-aniem-riwayatmu-dulu/</link>
		<comments>http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2012/02/23/gardu-listrik-aniem-riwayatmu-dulu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Feb 2012 07:43:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kotatoeamagelang</dc:creator>
				<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[listrik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kotatoeamagelang.wordpress.com/?p=112</guid>
		<description><![CDATA[Tak banyak yang tahu apa fungsi bangunan yang arsitekturnya nampak kaku dan terkesan sombong itu. Berbentuk kotak dan berdiri tegak di sisi-sisi jalanan protokol di kota ini. Ketidaktahuan ini bisa terjadi karena berbagai sebab. Di antaranya karena bangunan ini juga &#8230; <a href="http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2012/02/23/gardu-listrik-aniem-riwayatmu-dulu/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotatoeamagelang.wordpress.com&amp;blog=20685869&amp;post=112&amp;subd=kotatoeamagelang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_153" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://kotatoeamagelang.files.wordpress.com/2012/02/gardu_aniem.jpg"><img class="size-medium wp-image-153" title="gardu_aniem" src="http://kotatoeamagelang.files.wordpress.com/2012/02/gardu_aniem.jpg?w=300&#038;h=281" alt="" width="300" height="281" /></a><p class="wp-caption-text">Transformatorhuis van de ANIEM te Salatiga ten zuiden van Semarang</p></div>
<p style="text-align:justify;">Tak banyak yang tahu apa fungsi bangunan yang arsitekturnya nampak kaku dan terkesan sombong itu. Berbentuk kotak dan berdiri tegak di sisi-sisi jalanan protokol di kota ini. Ketidaktahuan ini bisa terjadi karena berbagai sebab. Di antaranya karena bangunan ini juga sudah tidak berfungsi sebagai mana mestinya. Apalagi juga tidak ada keterangan resmi dulunya bangunan ini dipakai sebagai apa.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-112"></span>Bangunan tersebut adalah Gardu Listrik 6 kV. Beberapa masyarakat yang sudah berumur senja pastilah akan tahu tentang bangunan ini. Tetapi tidak bagi generasi anak muda sekarang. Sebab gardu listrik tersebut adalah warisan dari perusahaan listrik swasta milik Belanda yaitu yang bernama ANIEM alias Algemeene Nederlandsche Indische Electriciteit Maatschappij.</p>
<p style="text-align:justify;">Semasa masa aktifnya perusahaaan tersebut, bangunan ini mempunyai peran yang sangat penting. Tetapi karena perkembangan jaman, gardu ini sudah tidak dipakai lagi. Tegangan primer yang berkembang saat ini memakai gardu listrik 20 kV.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada saat jaman kolonial Belanda, listrik bisa dikatakan sebagai barang mewah yang hanya bisa dinikmati oleh segelintir orang dari kalangan tertentu saja. Tidak seperti sekarang dimana listrik sudah menjangkau ke hampir di seluruh pelosok desa di penjuru tanah air. Oleh sebab itu jika di suatu wilayah di jaman kolonial sudah terdapat gardu listrik, maka dapat dipastikan bahwa wilayah tersebut sudah maju dan berkembang.</p>
<p style="text-align:justify;">Ukuran gardu listrik pada saat itu juga beragam yang disesuaikan dengan kebutuhan. Mulai dari yang berukuran 3&#215;3, 4&#215;3, dan 5&#215;6 meter. Dulu pada dinding gardu listrik tersebut terdapat lempengan logam sebagai tanda peringatan bahaya bila berdekatan dengan gardu tersebut. Biasanya ditulis dalam 3 bahasa, yaitu bahasa Belanda, Melayu dan bahasa daerah setempat seperti bahasa Sunda atau bahasa Jawa. Misalkan tertulis kalimat &#8220;LEVENSGEVAAR, AWAS ELESTRIK, SING NGEMEK MATI !&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Di Kota Magelang sendiri terdapat beberapa gardu listrik ANIEM ini, antara lain di Jalan Pahlawan [pertigaan Balai Pelajar], Jalan A Yani [utara Pos Polisi Menowo], Jalan Veteran [depan kantor PDAM], Jalan Beringin [depan Radio GKL FM], Jalan Majapahit [timur laut Apotik Sumbing], Jalan Manggis [belakang CPM], Jalan Kesatrian kompleks RINDAM [timur lapangan RINDAM], barat daya komplek RST dr. Soedjono [dekat kampung Kalisari], sebelah barat lapangan golf Tidar [tapi sudah di bongkar] dan sebelah selatan Masjid Agung Kauman.</p>
<p style="text-align:justify;">Bentuk bangunan dari gardu-gardu listrik di atas sangat sedehana karena cuma berbentuk kotak tinggi menjulang ke atas. Sebenarnya dari berbagai foto lama juga dapat dilacak keberadaan gardu-gardu listrik yang lain yang dari bentuknya lebih menyiratkan kekolonialannya. Yaitu di sudut depan dari Masjid Agung Kauman Magelang. Bentuknya kotak pada bagian tubuhnya tetapi pada bagian atapnya bebentuk mirip kerucut. Bangunan model seperti ini mirip dengan gardu listrik ANIEM yang ada di Kota Semarang. Pada jaman kolonial kantor dari ANIEM tersebut ada di Bayemanweg [sekarang Gereja Pantekosta di Jalan Tentara Pelajar].</p>
<h6 style="text-align:justify;">sumber gambar : KITLV</h6>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kotatoeamagelang.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kotatoeamagelang.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kotatoeamagelang.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kotatoeamagelang.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kotatoeamagelang.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kotatoeamagelang.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kotatoeamagelang.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kotatoeamagelang.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kotatoeamagelang.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kotatoeamagelang.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kotatoeamagelang.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kotatoeamagelang.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kotatoeamagelang.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kotatoeamagelang.wordpress.com/112/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotatoeamagelang.wordpress.com&amp;blog=20685869&amp;post=112&amp;subd=kotatoeamagelang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2012/02/23/gardu-listrik-aniem-riwayatmu-dulu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f7718d3bf7225659fad87e3b43333da?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kotatoeamagelang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kotatoeamagelang.files.wordpress.com/2012/02/gardu_aniem.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">gardu_aniem</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sejarah Perlistrikan di Indonesia Pada Jaman Kolonial Belanda</title>
		<link>http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2012/02/23/sejarah-perlistrikan-di-indonesia-pada-jaman-kolonial-belanda/</link>
		<comments>http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2012/02/23/sejarah-perlistrikan-di-indonesia-pada-jaman-kolonial-belanda/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Feb 2012 02:26:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kotatoeamagelang</dc:creator>
				<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[belanda]]></category>
		<category><![CDATA[listrik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kotatoeamagelang.wordpress.com/?p=109</guid>
		<description><![CDATA[Secara umum sejarah kelistrikan di Indonesia di mulai pada tahun 1897 ketika berdiri perusahaan listrik pertama yang bernama Nederlandche Indische Electriciteit Maatschappij [NIEM] di Batavia dengan kantor pusatnya di Gambir. Sedangkan sejarah kelistrikan di Surabaya bermula ketika perusahaan gas NIGM &#8230; <a href="http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2012/02/23/sejarah-perlistrikan-di-indonesia-pada-jaman-kolonial-belanda/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotatoeamagelang.wordpress.com&amp;blog=20685869&amp;post=109&amp;subd=kotatoeamagelang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_134" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://kotatoeamagelang.files.wordpress.com/2012/02/kantor_aniem_semarang.jpg"><img class="size-medium wp-image-134" title="kantor_aniem_semarang" src="http://kotatoeamagelang.files.wordpress.com/2012/02/kantor_aniem_semarang.jpg?w=300&#038;h=185" alt="" width="300" height="185" /></a><p class="wp-caption-text">Kantoor met winkel van de ANIEM te Semarang</p></div>
<p style="text-align:justify;">Secara umum sejarah kelistrikan di Indonesia di mulai pada tahun 1897 ketika berdiri perusahaan listrik pertama yang bernama Nederlandche Indische Electriciteit Maatschappij [NIEM] di Batavia dengan kantor pusatnya di Gambir. Sedangkan sejarah kelistrikan di Surabaya bermula ketika perusahaan gas NIGM pada tanggal 26 April 1909 mendirikan perusahaan listrik yang bernama Algemeene Nederlandsche Indische Electriciteit Maatschappij [ANIEM]. ANIEM adalah salah satu perusahaan swasta yang di beri hak untuk membangun dan mengelola sistem kelistrikan di Indonesia pada waktu itu.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-109"></span>Beberapa perusahaan sejenis misalnya Bandoenghsche Electriciteit Maatschappij [BEM], yang mengelola tenaga listrik di Kota Bandung dan memiliki pusat listrik tenaga air di Sungai Cikapundung dan di beri nama Waterkrachtwerk Pakar aan de Tjikapoendoengnabij Dago. BEM berdiri pada tahun 1913 tetapi pada tahun 1922 pengelolaan listrik di Kota Bandung dan sekitarnya di ambil alih oleh Gemeenschappelijk Electrisch Bedrif Bandoeng en Omstreken [GEBEO].</p>
<p style="text-align:justify;">ANIEM merupakan perusahaan yang berada di bawah NV Handelsvennootschap yang sebelumnya bernama Maintz &amp; Co. Perusahaan ini berkedudukan di Amsterdam dan masuk pertama kali ke Kota Surabaya pada akhir abad ke-19 dengan mendirikan perusahaan gas yang bernama Nederlandsche Indische Gas Maatschappij [NIGM]. Pada tahun 1909, perusahaan ini diberi hak untuk membangun beberapa pembangkit tenaga listrik berikut sistem distribusinya ke kota-kota besar di Jawa.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam waktu yang tidak berapa lama,  ANIEM berkembang menjadi perusahaan listrik swasta terbesar di Indonesia dan menguasai sekitar 40% dari kebutuhan listrik di dalam negeri. ANIEM juga melakukan percepatan ekspansi seiring dengan permintaan listrik yang tinggi. Pada 26 Agustus 1921 perusahaan ini mendapat konsesi di Banjarmasin yang kontraknya berlaku hingga 31 Desember 1960. Pada tahun 1937 pangelolaan listrik di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Kalimantan diserahkan kepada ANIEM.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai perusahaan yang menguasal hampir 40% kelistrikan di Indonesia, ANIEM memiliki kinerja yang cukup baik dalam melayani kebutuhan listrik. Sebagaimana telah disebutkan di atas, ANIEM memiliki wilayah pemasaran di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Kalimantan. Untuk melayani wilayah pemasaran yang luas ini, ANIEM menerapkan kebijakan desentralisasi produksi dan pemasaran dengan cara membentuk anak perusahaan. Dengan demikian maka listrik diproduksi secara sendiri-sendiri di berbagai wilayah oleh perusahaan yang secara langsung menangani proses produksi tersebut. Dengan demikian kinerja perusahaan menjadi amat efektif, terutama dari segi produksi dan pemasaran.</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa perusahaan yang merupakan bagian dari ANIEM [NV. Maintz &amp; Co] antara lain :</p>
<ol>
<li style="text-align:justify;">NV ANIEM di Surabaya dengan perusahaan-perusahaan di Banjarmasin, Pontianak, Singkawang,    Banyumas dan Magelang.<br />
.</li>
<li style="text-align:justify;">NV Oost Java Electriciteits Maatschappij [OJEM] di Surabaya dengan perusahaan-perusahaannya di Lumajang, Tuban dan Situbondo.<br />
.</li>
<li style="text-align:justify;">NV Solosche Electriciteits Maatschappij [SEM] di Surabaya dengan perusahaan-perusahaannya di Solo, Klaten, Sragen, Jogjakarta, Kudus dan Semarang.<br />
.</li>
<li style="text-align:justify;">NV Electriciteits Maatschappij Banjoemas [EMB] di Surabaya dengan perusahaan-perusahaannya di Purwokerto, Banyumas, Purbalingga, Sokaraja, Cilacap, Gombong, Kebumen, Wonosobo, Maos, Kroya , Sumpyuh dan Banjarnegara.<br />
.</li>
<li style="text-align:justify;">NV Electriciteits Maatschappij Rembang [EMR] di Surabaya dengan perusahaan-perusahaannya di Blora, Cepu, Rembang, Lasem dan Bojonegoro.<br />
.</li>
<li style="text-align:justify;">NV Electriciteits Maatschappij Sumatera [EMS] di Surabaya dengan perusahaan-perusahaannya di Bukit Tinggi, Payakumbuh, Padang Panjang dan Sibolga.<br />
.</li>
<li style="text-align:justify;">NV Electriciteits Maatschappij Bali &amp; Lombok [EBALOM] di Surabaya dengan perusahaan-perusahaannya di Singaraja, Denpasar, Gianyar, Tabanan, Klungkung, Ampenan, Gorontalo, Ternate,</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Seandainya sejarah bisa berandai-andai, tentu bangsa Indonesia akan dilayani oleh sistem kelistrikan yang amat efektif dari sebuah sistem usaha peninggalan kolonial Belanda. Sayang, kinerja yang amat baik dari ANIEM harus terputus karena pendudukan tentara Jepang di Indonesia pada tahun 1942. Sejak pendudukan tentara Jepang, perusahaan listrik diambil alih oleh pemerintah Jepang. Urusan kelistrikan di seluruh Jawa kemudian ditangani oleh sebuah lembaga yang bernama Djawa Denki Djigjo Kosja. Nama tersebut kemudian berubah menjadi Djawa Denki Djigjo Sja dan menjadi cabang dari Hosjoden Kabusiki Kaisja yang berpusat di Tokyo. Djawa Denki Djigjo Sja dibagi menjadi 3 wilayah pengelolaan yaitu Jawa Barat di beri nama Seibu Djawa Denki Djigjo Sja yang berpusat di Jakarta, di Jawa Tengah diberi nama Tjiobu Djawa Denki Djigjo Sja dan berpusat di Semarang, dan di Jawa Timur diberi nama Tobu Djawa Denki Djigjo Sja yang berpusat di Surabaya.</p>
<p style="text-align:justify;">Pengelolaan listrik oleh Djawa Denki Djigjo Sja berlangsung sampai Jepang menyerah kepada Sekutu dan Indonesia merdeka. Ketika Jepang menyerah kepada Sekutu, para pekerja yang bekerja di Tobu Djawa Denki Djigjo Sja berinisiatif untuk menduduki lembaga pengelola listrik tersebut dan mencoba mengambil alih pengelolaan. Untuk menjaga agar listrik tidak menjadi sumber kekacauan, pada 2s Oktober 1945 pemerintah membentuk Djawatan Listrik dan Gas Bumi yang bertugas untuk mengelola kelistrikan di Indonesia yang baru saja merdeka. Usaha untuk mengelola kelistrikan ternyata bukanlah pekerjaan yang mudah, di samping karena status kepemilikan pembangkit-pembangkit yang belum jelas juga karena minimnya pengalaman pemerintah dalam bidang kelistrikan. Sebagian besar pembangkit rusak parah karena salah urus di masa pendidikan tentara Jepang.</p>
<h6 style="text-align:justify;">Sumber : DUA KOTA TIGA JAMAN SURABAYA DAN MALANG SEJAK KOLONIAL SAMPAI KEMERDEKAAN, PURNAWAN BASUNDORO, PENERBIT OMBAK 2009</h6>
<h6>Sumber gambar : KITLV</h6>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kotatoeamagelang.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kotatoeamagelang.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kotatoeamagelang.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kotatoeamagelang.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kotatoeamagelang.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kotatoeamagelang.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kotatoeamagelang.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kotatoeamagelang.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kotatoeamagelang.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kotatoeamagelang.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kotatoeamagelang.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kotatoeamagelang.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kotatoeamagelang.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kotatoeamagelang.wordpress.com/109/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotatoeamagelang.wordpress.com&amp;blog=20685869&amp;post=109&amp;subd=kotatoeamagelang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2012/02/23/sejarah-perlistrikan-di-indonesia-pada-jaman-kolonial-belanda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f7718d3bf7225659fad87e3b43333da?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kotatoeamagelang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kotatoeamagelang.files.wordpress.com/2012/02/kantor_aniem_semarang.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">kantor_aniem_semarang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perjalanan Panjang Perkumpulan Masyarakat Tionghoa di Magelang</title>
		<link>http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2012/01/18/perjalanan-panjang-perkumpulan-masyarakat-tionghoa-di-magelang/</link>
		<comments>http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2012/01/18/perjalanan-panjang-perkumpulan-masyarakat-tionghoa-di-magelang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2012 22:19:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kotatoeamagelang</dc:creator>
				<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[tionghoa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kotatoeamagelang.wordpress.com/?p=104</guid>
		<description><![CDATA[Keberadaan masyarakat Tionghoa di Magelang tidak diketahui secara pasti kapan pertama kali datang ke kota ini. tidak ada literatur atau catatan resmi yang bisa mengungkapkan hal ini.Hanya sebuah tulisan yang tertempel pada pintu masuk gerbang dari Kelenteng Liong Hok Bio &#8230; <a href="http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2012/01/18/perjalanan-panjang-perkumpulan-masyarakat-tionghoa-di-magelang/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotatoeamagelang.wordpress.com&amp;blog=20685869&amp;post=104&amp;subd=kotatoeamagelang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://kotatoeamagelang.files.wordpress.com/2012/01/chinese_kamp.jpg"><img class=" wp-image-130 alignleft" title="chinese_kamp" src="http://kotatoeamagelang.files.wordpress.com/2012/01/chinese_kamp.jpg?w=324&#038;h=209" alt="" width="324" height="209" /></a>Keberadaan masyarakat Tionghoa di Magelang tidak diketahui secara pasti kapan pertama kali datang ke kota ini. tidak ada literatur atau catatan resmi yang bisa mengungkapkan hal ini.Hanya sebuah tulisan yang tertempel pada pintu masuk gerbang dari Kelenteng Liong Hok Bio yang ada di tenggara Aloon-aloon Kota Magelang yang barangkali bisa di jadikan acuan. Tulisan yang tertulis tersebut menyebutkan bahwa Kelenteng Liong Hok Bio berdiri pada tanggal 8 Juli 1864. Bisa diartikan pula bahwa sebelum tahun tersebut mayarakat Tionghoa sudah bertempat tinggal di Magelang.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-104"></span>Pada jaman kolonial Belanda, pemerintah saat itu menempatkan masyarakat ini ke suatu kawasan tertentu. Dengan tujuan pemerintah Belanda lebih mudah mengawasi dan mengontrolnya. Nah kawasan tertentu tersebut biasa dikenal dengan nama Pecinan. Pecinan yang ada di Kota Magelang ini berada di Jalan Pemuda.</p>
<p style="text-align:justify;">Perasaan senasib dan sepenanggungan yang terjalin menumbuhkan rasa persaudaraan di antara mereka. Termasuk dalam hal mengurusi kematian. Masyarakat Tionghoa menyadari bahwa kesibukan dalam keseharian di antara mereka tentunya akan mengurangi interaksi di antara mereka sendiri. Maka di bentuklah perkumpulan sosial yang mengurusi kematian.</p>
<p style="text-align:justify;">2 tahun yang lalu saya berhasil menemui seseorang yang cukup tahu tentang hal tersebut. Namanya Kho Ping Gwan. Rupanya beliau ini adalah mantan pegawai Yayasan Dana Kematian/YDK Dharma. Lelaki kelahiran tahun 1939 ini bertempat tinggal di Jalan Pajajaran, cuma sepelemparan batu dari Jalan Pemuda di kawasan Pecinan.</p>
<p style="text-align:justify;">Kho Ping Gwan menceritakan bahwa pada jaman Belanda dahulu, kira-kira sebelum tahun 1942 di Magelang ada 2 perkumpulan sosial dan seni. Perkumpulan tersebut adalah Hoo Hap Hwee dan Sam Ban Hien. Yang unik dari kedua perkumpulan ini adalah selain mengurusi kegiatan sosial yaitu kematian, juga memiliki grup Barongsai dan Lion Samsi. Nah pada setiap perayaan tahun baru Imlek, kedua grup seni ini diadu keterampilannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada masa pendudukan Jepang di tahun 1942, keberadaan masyarakat Tionghoa sangat terbatas sekali. Segala tindak tanduknya di awasi betul oleh Jepang. Termasuk dengan 2 perkumpulan sosial tersebut. Karena itu kedua perkumpulan itu dilebur menjadi satu dengan nama Song Soe Kiok. Maka sejak saat itu perkumpulan ini hanya khusus menangani urusan kematian saja. Sedangkan lokasi atau tempat dari perkumpulan ini berada di kawasan VOETPAT KARET, tepatnya di depan seberang jalan dari rumah makan Es Murni di Jalan Sriwijaya Bogeman.</p>
<p style="text-align:justify;">Perkumpulan ini berdiri sejak tahun 1942 sampai dengan tahun 1955. Pada masa itu proses pemakaman jenasah dari lokasi perkumpulan ini sampai pemakaman di lereng Bukit Tidar masih sederhana. Yaitu peti jenasah/siupan di taruh di atas kereta yang di tarik dengan 4 ekor kuda.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada waktu itu ketika proses pemakaman, para pelayat dan pengiring jenasah berjalan kaki sepanjang jalan. Pada tahun 1955 perkumpulan Song Soe Kiok berubah nama menjadi Yayasan Kematian Dharma. Pada masa itu proses pemakaman tidak lagi memakai kereta, tapi sudah memakai mobil. Hal ini jadi lebih memudahkan prosesi pemakaman dari pada dengan memakai kereta kuda. Nah karena tuntutan dan perkembangan jaman maka nama yayasan berubah lagi pada tahun 1960-an menjadi Yayasan Dana Kematian/YDK DHARMA. Meski sudah berganti nama, tapi letak kantor dari perkumpulan ini tetap di VOETPAT KARET Bogeman. Baru sesudah semakin banyak anggota dan perlunya tempat yang lebih luas maka pada tahun 1973 kantor YDK DHARMA berpindah ke Jalan Singosari seperti sekarang ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada tahun 1960-an saat pertama kali memakai mobil untuk mengangkut jenasah tentunya belumlah mobik yang khusus untuk mengangkut jenasah. Tapi mobil pick up bekas produksi tahun 1957. Sehingga mobil ini harus dimodifikasi sedemikian rupa agar bisa mengangkut jenasah. Nah salah satu panita dari pembelian adalah pemilik bis Adam di Grabag. Setelah jadi maka pada saat itu pihak RST dr. Soedjono merupakan pelanggan mobil jenasah dari Yayasan Kematian Dharma.</p>
<h6 style="text-align:justify;">oleh : <a href="http://www.facebook.com/bagus.priyana" target="_blank">Bagus Priyana<br />
</a>sumber gambar : <a href="http://kitlv.pictura-dp.nl" target="_blank">KITLV</a></h6>
<pre style="text-align:justify;"></pre>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kotatoeamagelang.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kotatoeamagelang.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kotatoeamagelang.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kotatoeamagelang.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kotatoeamagelang.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kotatoeamagelang.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kotatoeamagelang.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kotatoeamagelang.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kotatoeamagelang.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kotatoeamagelang.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kotatoeamagelang.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kotatoeamagelang.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kotatoeamagelang.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kotatoeamagelang.wordpress.com/104/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotatoeamagelang.wordpress.com&amp;blog=20685869&amp;post=104&amp;subd=kotatoeamagelang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2012/01/18/perjalanan-panjang-perkumpulan-masyarakat-tionghoa-di-magelang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f7718d3bf7225659fad87e3b43333da?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kotatoeamagelang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kotatoeamagelang.files.wordpress.com/2012/01/chinese_kamp.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">chinese_kamp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tahun Depan DPRD Membuat Perda Inisiatif</title>
		<link>http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2011/12/31/perda-inisiatif-dprd-bcb/</link>
		<comments>http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2011/12/31/perda-inisiatif-dprd-bcb/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Dec 2011 21:55:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kotatoeamagelang</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[perda bcb]]></category>
		<category><![CDATA[suara merdeka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kotatoeamagelang.wordpress.com/?p=100</guid>
		<description><![CDATA[MAGELANG- DPRD Kota Magelang pada 2012 akan membuat satu perda inisiatif. lni kali pertama lembaga legislatif menggunakan haknya. &#8220;Pembuatan perda itu merupakan bagian dari program legislasi daerah atau prolegda,&#8221; kata Ketua DPRD HM Hasan Suryoyudho SH MH, kemarin. Dia menerangkan, pada 2012 eskekutif akan mengajukan 31 &#8230; <a href="http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2011/12/31/perda-inisiatif-dprd-bcb/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotatoeamagelang.wordpress.com&amp;blog=20685869&amp;post=100&amp;subd=kotatoeamagelang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong>MAGELANG</strong>- DPRD Kota Magelang pada 2012 akan membuat satu perda inisiatif. lni kali pertama lembaga legislatif menggunakan haknya.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Pembuatan perda itu merupakan bagian dari program legislasi daerah atau prolegda,&#8221; kata Ketua DPRD HM Hasan Suryoyudho SH MH, kemarin.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-100"></span>Dia menerangkan, pada 2012 eskekutif akan mengajukan 31 raperda. Dari hasil konsultasi Pemkot Magelang dengan DPRD disepakati hanya 22 raperda dan sebuah raperda inisiatif. &#8220;Kemungkinan yang dibuat legislatif adalah raperda tentang cagar budaya,&#8221; tuturnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Terkait dengan pembahasan prolegda, lanjut Ketua DPD Partai Demokrat tersebut, maka sidang paripurna APBD 2012 yang sedianya digelar Rabu (28/12) diundur hingga Jumat (30/12).</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Kami harus menyelesaikan prolegda lebih dulu,&#8221; ujarnya.</p>
<p style="text-align:justify;">DPRD sejak lama merencanakan akan membuat perda inisiatif. Itu terkait dengan banyaknya bangunan kuno di Kota Magelang yang harus dilindungi dengan perda. Untuk itu DPRD akan menggandeng Dinas Peninggalan Sejarah dan Purbakala Jateng.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Langkah itu untuk memproteksi bangunan kuno supaya tetap terjaga kelestariannya,&#8221; ungkapnya.</p>
<p style="text-align:justify;"> <strong>Belum Dilindungi</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Seperti diketahui Kota Magelang memiliki puluhan bangunan kuno yang hingga kini belum dilindungi perda. Jika terus tidak dilindungi, dikhawatirkan lambat laun bangunan kuna tersebut hanya tinggal kenangan.</p>
<p style="text-align:justify;">Bangunan kuna di kota ini antara lain bekas sekolah pada zaman Belanda yang kini menjadi Kantor Dispendukcapil Kabupaten Magelang, Kantor Polres Magelang Kota, Kantor Bakorwil Kedu Surakarta, Kantor bekas Polwil Kedu, kompleks militer, Plengkung, menara air, Pendapa RSU Tidar serta sejumlah rumah pribadi dengan arsitektur Belanda dan China.</p>
<p style="text-align:justify;">Koordinator Komunitas Kota Tua, Bagus Priyana mengatakan, berdasarkan pengamatan tidak sedikit bangunan tua yang rusak maupun sudah diubah bentuknya.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Kami tidak ingin nantinya hanya tinggal sejarah, maka perlu dibuat perda untuk melestarikannya,&#8221; pintanya.(P60-28)</p>
<pre style="text-align:justify;"> sumber : Suara Merdeka, Jumat 30 Desember 2011</pre>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kotatoeamagelang.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kotatoeamagelang.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kotatoeamagelang.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kotatoeamagelang.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kotatoeamagelang.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kotatoeamagelang.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kotatoeamagelang.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kotatoeamagelang.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kotatoeamagelang.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kotatoeamagelang.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kotatoeamagelang.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kotatoeamagelang.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kotatoeamagelang.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kotatoeamagelang.wordpress.com/100/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotatoeamagelang.wordpress.com&amp;blog=20685869&amp;post=100&amp;subd=kotatoeamagelang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2011/12/31/perda-inisiatif-dprd-bcb/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f7718d3bf7225659fad87e3b43333da?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kotatoeamagelang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perkembangan Pendidikan Barat pada Masa Kolonial Belanda</title>
		<link>http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2011/10/20/perkembangan-pendidikan-barat-pada-masa-kolonial-belanda/</link>
		<comments>http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2011/10/20/perkembangan-pendidikan-barat-pada-masa-kolonial-belanda/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Oct 2011 07:23:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kotatoeamagelang</dc:creator>
				<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kotatoeamagelang.wordpress.com/?p=95</guid>
		<description><![CDATA[Usaha pendidikan bagi anak-anak di Indonesia untuk pertama kalinya diberikan pemerintah kolonial Hindia Belanda pada tahun 1848. Kebijakan pemerintah saat itu adalah mendirikan sekolah bagi bumiputera yang bertujuan untuk menghasilkan pegawai administrasi Belanda yang terampil, murah dan terdidik. Hasil pendidikan &#8230; <a href="http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2011/10/20/perkembangan-pendidikan-barat-pada-masa-kolonial-belanda/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotatoeamagelang.wordpress.com&amp;blog=20685869&amp;post=95&amp;subd=kotatoeamagelang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_137" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://kotatoeamagelang.files.wordpress.com/2011/10/mulo.jpg"><img class="size-medium wp-image-137" title="MULO" src="http://kotatoeamagelang.files.wordpress.com/2011/10/mulo.jpg?w=300&#038;h=158" alt="" width="300" height="158" /></a><p class="wp-caption-text">Het planten van de Beatrix-boom op de Prinses Beatrix school (MULO) te Magelang</p></div>
<p style="text-align:justify;">Usaha pendidikan bagi anak-anak di Indonesia untuk pertama kalinya diberikan pemerintah kolonial Hindia Belanda pada tahun 1848. Kebijakan pemerintah saat itu adalah mendirikan sekolah bagi bumiputera yang bertujuan untuk menghasilkan pegawai administrasi Belanda yang terampil, murah dan terdidik.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-95"></span>Hasil pendidikan itu kemudian dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja dan industri. Sejak dilaksanakan politik etis pada awal abad ke 20, ada upaya dari beberapa tokoh liberal Belanda, misalnya Van Deventer, untuk mengarahkan pendidikan bagi anak Indonesia demi pembebasan dari ketidakmatangan berdiri di atas kaki sendiri. Di lain pihak, kebutuhan akan tenaga-tenaga terdidik dan ahli telah mendorong pemerintah Hindia Belanda untuk mendirikan sekolah-sekolah secara berjenjang.</p>
<p style="text-align:justify;">Berikut ini kami ulas satu per satu jenjang pendidikan di masa itu:</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>1. Pendidikan Rendah Setingkat SD. </strong><br />
Pendidikan rendah terdiri atas sekolah-sekolah yang berbeda bahasa pengantarnya, yaitu sekolah rendah dengan bahasa pengantar bahasa Belanda dan bahasa daerah.</p>
<p style="text-align:justify;">A. Sekolah Rendah dengan Bahasa Pengantar Bahasa Belanda</p>
<p style="text-align:justify;">Europeesche Lagere School (ELS) atau Sekolah Rendah Eropa yang diperuntukan bagi keturunan Eropa, keturunan timur asing atau pribumi dari tokoh terkemuka. ELS yang pertama didirikan pada tahun 1817 dengan lama sekolah 7 tahun. Eerste Klasse School atau Sekolah Kelas Satu yang diperuntukan bagi penduduk non Eropa. Sekolah rendah ini ada 2 jenis berdasarkan kelompok sasaran, yaitu: Hollandsch-Chineesche School (HCS) atau Sekolah Cina-Belanda, diperuntukan bagi penduduk keturunan timur asing, khususnya keturunan Cina. HCS yang pertama didirikan pada tahun 1908 dengan lama belajar 7 tahun. Hollandsch-Inlandsche School (HIS) atau Sekolah Bumiputra-Belanda diperuntukan bagi keturunan Indonesia asli yang umumnya anak bangsawan, tokoh terkemuka, atau pegawai negeri. HIS yg pertama didirikan pada tahun 1914 dengan lama belajar 7 tahun.</p>
<p style="text-align:justify;">B. Sekolah Rendah dengan Bahasa Pengantar Bahasa Daerah.</p>
<p style="text-align:justify;">Twede Klasse School atau Sekolah Kelas Dua, disediakan untuk golongan pribumi dengan lama belajar 5 tahun. Sekolah rendah ini pertama didirikan pada tahun 1892. Volksschool atau Sekolah Desa yang disediakan untuk anak-anak golongan pribumi dengan lama belajar 3 tahun. Sekolah Desa yg pertama di dirikan pama tahun 1907. Vervogschool atau Sekolah Sambungan sebagai kelanjutan dari Sekolah Desa untuk golongan pribumi dengan lama belajar 2 tahun. Vervogschool yang pertama didirikan tahun 1914.  Schakelschool atau Sekolah Peralihan yaitu sekolah peralihan dari Sekolah Desa ke sekolah dasar dengan bahasa pengantar bahasa Belanda. Lama belajarnya 5 tahun dan diperuntukkan bagi golongan pribumi. Lulusan sekolah peralihan dapat melanjutkan ke MULO.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>2. Pendidikan Menengah Setingkat SMP/SMA </strong><br />
Jenis pendidikan menengah lanjutan di antaranya sbb:<br />
Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO) atau Pendidikan Rendah yang Diperluas merupakan kelanjutan dari sekolah rendah yang menggunakan pengantar bahasa Belanda dengan lama belajar 3-4 tahun. Sekolah ini diperuntukkan bagi golongan pribumi dan timur asing dan pertama kali di dirikan pada tahun 1914. Algemeene Middelbare School (AMS) atau Sekolah Menengah Umum merupakan kelanjutan dari MULO berbahasa Belanda dan diperuntukkan bagi golongan pribumi dan timur asing. Lama belajar 3-4 tahun dan pertama di dirikan pada tahun 1915. AMS terdiri dari 3 jurusan, yaitu A1 jurusan Sastra Timur, A2 jurusan Klasik Barat, dan B jurusan Pengetahuan Alam.  Hoogere Burger School (HBS) atau Sekolah Tinggi Warga Masyarakat merupakan sekolah kelanjutan dari ELS yang disediakan untuk golongan Eropa, bangsawan golongan pribumi, atau tokoh terkemuka. Sekolah ini menggunakan bahasa pengantar Belanda dan pendidikannya berorientasi ke barat. Lama belajar 3 tahun. Jenis sekolah ini disebut pula dengan Gymnasium dan pertama di dirikan pada tahun 1860. Adapula HBS yang menyelenggarakan pendidikan selama 5 tahun yang didirikan pada tahun 1867. Opleiding School Voor Indische Ambtenaren (OSVIA) atau Sekolah Pendidikan Pegawai Pribumi berdiri pada tahun 1900 dengan lama belajar 5 tahun dan menerima lulusan ELS. Pada tahun 1927 OSVIA ditingkatkan menjadi setaraf SMA menjadi Middelbaar Opleiding School Voor Indische Ambtenaren (MOSVIA) dengan lama belajar 3 tahun dan menerima lulusan MULO (1) School to Opleiding Van Inlandse Artsen (STOVIA) atau Sekolah untuk Mendidik Dokter Pribumi (sekarang menjadi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia) yang didirikan di Jakarta pada tahun 1902 dengan lama belajar 7 tahun. Sekolah ini semula menerima lulusan ELS, kemudian ditingkatkan menerima lulusan MULO. Pada tahun 1913 didirikan sekolah sejenis di Surabaya , yaitu Nederlandsch Indische Artsen School (NIAS), saat ini menjadi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>3. Pendidikan Menengah Setingkat SMP/SMK </strong><br />
Pendidikan menengah kejuruan didirikan dengan tujuan memberikan pendidikan pertukangan, teknik, dagang, pertanian dan kewanitaan. Jenis-jenis sekolah kejuruan tersebut antara lain sbb:<br />
Ambachts Leergang adalah sekolah pertukangan dengan pengantar bahasa daerah. Sekolah ini menerima lulusan Twede Klasse School dan Vervolgschool. Selama 2 tahun pertama diberikan pengetahuan mengenai perkayuan dan besi. Tahun-tahun berikutnya diberi tambahan pengetahuan dan ketrampilan , seperti montir mobil, mebel, listrik atau pertukangan tembok. Sekolah yang pertama berdiri tahun 1881. Ambatchtsschool adalah sekolah pertukangan dengan pengantar bahasa Belanda. Sekolah ini menerima lulusan HIS, HCS dan Schakelschool. Sekolah ini bertujuan mencetak mandor dengan keahlian antara lain : montir mobil, mesin, listrik, kayu dan penata batu. Lama pendidikan 3 tahun.  Technisch Onderwijs atau Pendidikan Teknik adalah lembaga pendidikan lanjutan bagi Ambachtsschool dengan lama belajar 3 tahun. Sekolah ini pertama berdiri tahun 1906.  Handels Onderwijs atau Pendidikan Dagang adalah jenis sekolah ekonomi yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan Eropa. Sekolah ini pertama berdiri tahun 1914 dengan lama pendidikan 3 tahun.  Landboure Onderwijs atau Pendidikan Pertanian merupakan sekolah yang bertujuan memenuhi keperluan penduduk agraris dan perusahaan perkebunan Eropa. Sekolah ini berdiri pertama kali tahun 1903 dengan lama pendidikan 3-4 tahun.  Meisjes Vakonderuijs atau pendidikan Kejuruan Wanita dengan lama belajar sekitar 3 tahun. Jenis sekolah ini pertama kali berdiri tahun 1918.  Kweeksschool atau Sekolah Keguruan merupakan lembaga keguruan tertua yang sudah ada sejak permulaan abad ke 19. Sekolah yang pertama berdiri tahun 1851.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>4. Pendidikan Tinggi.</strong><br />
Pada dasawarsa kedua abad ke 20, mulailah di didirikan pendidikan tinggi bagi golongan pribumi. Beberapa pendidikan tinggi yang terkenal yaitu sbb:<br />
Geneeskundige Hooge School (GHS) atau Sekolah Tinggi Kedokteran. Sekolah ini didirikan di Jakarta pada tahun 1927 dan menerima lulusan AMS atau HBS dengan lama belajar 6 tahun.  Rechtskundige Hooge School (RHS) atau Sekolah Tinggi Hukum yang didirikan tahun 1924 dan menerima lulusan AMS dan HBS dengan lama belajar 5 tahun.  Technische Hooge School (THS) atau Sekolah Tinggi Teknik yang merupakan lembaga pendidikan tinggi teknik yang di dirikan di Bandung pada tahun 1920. Lembaga ini sekarang dikenal sebagai Institut Teknologi Bandung (ITB).<br />
Pemerintah Hindia Belanda juga mendirikan sekolah Zending, yakni sekolah yang mempunyai tujuan penyiaran agama Kristen Protestan. Sekolah Zending diantaranya sbb:<br />
Nederlandsche Zendingsvereeniging di Jepara (1852) dan Bandung (1858).  Utreehtsche Zendingsvereeniging di Papua, Halmahera dan Buru (1859).  Nederlandsche Gereformeerde Zendingsvereeniging di Jawa Tengah (1859).  Rheinische Missiongessellschaft di Sumatra Utara (1861).. . . . .</p>
<p style="text-align:justify;">Kesempatan untuk mengenyam pendidikan pada jenjang-jenjang pendidikan di atas hanya dinikmati oleh sebagian kecil anak Indonesia yang mempunyai intelektual, motivasi dan keuangan yang cukup. Segala upaya di tempuh pemerintah Hindia Belanda untuk mempersempit kesempatan belajar dan mengusahakan pendidikan serendah atau selambat mungkin. Sistem gradualisme pendidikan memang dijalankan secara ketat, tetapi politik etis di bidang edukasi justru telah melahirkan kaum intelektual minoritas yang sangat membahayakan kedudukan pemerintah kolonial Hindia Belanda saat itu.</p>
<blockquote>
<h6 style="text-align:justify;">Sumber:<br />
Dari selembar kertas lusuh bekas pembungkus tempe, tidak di ketahui judul buku, pengarang, penerbit, tahun penerbitan dll</h6>
<h6 style="text-align:justify;">Catatan Kaki :<br />
(1). Hoofden School (cikal bakal OSVIA) tersebar di Jawa, masing-masing berada di Bandung, Magelang, dan Probolinggo. Pada tahun 1900 sekolah-sekolah ini mengalami reorganisasi dan diberi nama baru, yakni OSVIA. Di Bandung, sebagian muridnya berasal dari Jawa Barat. OSVIA Magelang, menarik siswa-siswa dari Jawa Tengah, sedangkan OSVIA Probolinggo bagi siswa dari Jawa Timur.</h6>
<h6 style="text-align:justify;">Pada tahun 1900, OSVIA membuka cabang lagi di tiga tempat, yakni Serang, Madiun, dan Blitar. Pembukaan cabang itu dilakukan karena jumlah murid OSVIA meningkat dua kali lipat.</h6>
<h6 style="text-align:justify;">Pada tahun 1927 seluruh cabang OSVIA digabungkan menjadi MOSVIA (Middelbare Opleiding School voor Inlandsche Ambtenaren) yang berpusat di Magelang. Salah atu tokoh pergerakan nasional, KH. Ahmad Dahlan pernah menjadi pengajar Agama Islam di OSVIA Magelang. (Wikipedia)</h6>
<h6 style="text-align:justify;">Salah satu alumni MOSVIA Magelang adalah Bapak Sosiologi Indonesia (alm) Prof. Dr. Selo Soemardjan, yang menempuh pendidikannya di MOSVIA Magelang tahun 1931-1934.</h6>
<h6>sumber gambar : KITLV</h6>
</blockquote>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kotatoeamagelang.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kotatoeamagelang.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kotatoeamagelang.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kotatoeamagelang.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kotatoeamagelang.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kotatoeamagelang.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kotatoeamagelang.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kotatoeamagelang.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kotatoeamagelang.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kotatoeamagelang.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kotatoeamagelang.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kotatoeamagelang.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kotatoeamagelang.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kotatoeamagelang.wordpress.com/95/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotatoeamagelang.wordpress.com&amp;blog=20685869&amp;post=95&amp;subd=kotatoeamagelang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2011/10/20/perkembangan-pendidikan-barat-pada-masa-kolonial-belanda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f7718d3bf7225659fad87e3b43333da?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kotatoeamagelang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kotatoeamagelang.files.wordpress.com/2011/10/mulo.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">MULO</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bangunan UGD RSU Tidar Magelang Berhasil Diselamatkan</title>
		<link>http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2011/10/05/bangunan-ugd-rsu-tidar-magelang-berhasil-diselamatkan/</link>
		<comments>http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2011/10/05/bangunan-ugd-rsu-tidar-magelang-berhasil-diselamatkan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Oct 2011 02:19:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kotatoeamagelang</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[bcb]]></category>
		<category><![CDATA[rsu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kotatoeamagelang.wordpress.com/?p=93</guid>
		<description><![CDATA[Sejarah tak akan pernah terulang lagi&#8230;. Hari ini Selasa 4 Oktober 2011 menjadi hari yang teramat penting bagi kita semua karena berhasil menyelamatkan sebuah cagar budaya teramat penting dalam sebuah perjalanan sejarah sarana kesehatan di Kota Magelang. Bangunan UGD RSU &#8230; <a href="http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2011/10/05/bangunan-ugd-rsu-tidar-magelang-berhasil-diselamatkan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotatoeamagelang.wordpress.com&amp;blog=20685869&amp;post=93&amp;subd=kotatoeamagelang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Sejarah tak akan pernah terulang lagi&#8230;.</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" title="RSU" src="http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/s320x320/305427_290937474251297_100000051394899_1287370_342170517_n.jpg" alt="" width="240" height="162" />Hari ini Selasa 4 Oktober 2011 menjadi hari yang teramat penting bagi kita semua karena berhasil menyelamatkan sebuah cagar budaya teramat penting dalam sebuah perjalanan sejarah sarana kesehatan di Kota Magelang. Bangunan UGD RSU Tidar Magelang, sebuah bangunan yang menjadi cikal bakal RSU akan tetap lestari dan masih dapat kita saksikan di masa-masa yang akan datang.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-93"></span>Tadi pagi saya (<a href="http://www.facebook.com/bagus.priyana" target="_blank">Bagus Priyana</a>), Pak <a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1235252159">Soli Saroso</a> dan Pak <a href="http://www.facebook.com/mbilung.sarawita">MBilung Sarawita</a> mendampingi 2 orang petugas dari BP3 (Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala) Prov. Jawa Tengah beraudiensi dengan pihak RSU Tidar Magelang mengenai klarifikasi dan upaya penyelamatan cagar budaya di rumah sakit tersebut. Kami diterima dengan baik secara langsung oleh Direktur RSU Tidar Magelang dr. Sri Harso, M.Kes, SpS beserta staf di aula rumah sakit. Hal menarik kami dapatkan bahwa pertemuan ini akan terjadi sedikit &#8216;ganjalan&#8217; dari pihak RSU Tidar tetapi dugaan kami keliru. Pihak BP3 memberikan maksud tujuannya bahwa kedatangannya untuk meninjau langsung kondisi lapangan dan kami juga menyampaikan hal yang yang sama tentang pentingnya pelestarian cagar budaya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sesudah hal-hal tsb, ternyata dr. Sri Harso, M.Kes, SpS menyampaikan permohonan maaf berkaitan pernyataannya di media beberapa waktu yang lalu yang mengatakan bahwa hanya bagian Pendopo saja yg masuk dalam cagar budaya. Hal ini terjadi karena hanya berdasarkan master plan proyek yang hanya menyisakan Pendopo dan meniadakan bangunan UGD. Setelah pihak BP3 menyodorkan bukti tentang UGD juga termasuk cagar budaya barulah pihak rumah sakit menyadari kesalahannya dan meralatnya.</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" title="foto_bp3" src="http://a4.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/s320x320/314860_2015273381549_1235252159_31787246_683715883_n.jpg" alt="" width="320" height="232" />Bahkan dr. Sri Harso, M.Kes, SpS merencanakan akan mengembalikan kondisi bangunan UGD kembali seperti aslinya yaitu dengan membongkar kamar mandi dan WC yg ada di sisi selatan dan akan membongkar beberapa bagian yang tidak penting lainnya. Rencananya nanti UGD ini akan dialih fungsikan menjadi apotek 24 jam yang dikemas dalam nuansa tempo dulu.(dalam masterplan, UGD akan dibongkar dan dijadikan perluasan lahan parkir).</p>
<p style="text-align:justify;">Menurutnya untuk bagian Pendopo juga sudah dianggarkan pada tahun depan diadakan perbaikan terutama bagian atap yg sudah rapuh. Tapi pihak BP3 menyarankan bahwa karena akan diadakan perbaikan maka harus koordinasi dan konsultasi dengan pihak BP3 agar dlm perbaikan tersebut tidak menyalahi undang-undang dan aturan yang berlaku lainnya dan pihak RSU pun setuju dengan hal tsb.</p>
<p style="text-align:justify;">Sesudah itu dilanjutkan peninjauan keliling plus pendokumentasian lokasi. Dari hasil obrolan dg pihak BP3 (tapi bukan pernyataan lho, krn petugas hanya bersifat mengumpulkan data dan yg berhak menyampaikan hasil laporan resmi adalah Kepala BP3) bahwa telah terjadi perubahan besar pada kompleks utama di sekitar Pendopo sebagai contoh adalah pada bangunan di sayap timur (bangsal C) dan barat (bangsal Anggrek). Nah di bangsal C inilah yang bagi kami cukup membingungkan meski kami meyakini bahwa versi kami bangsal C sudah ada sejak tahun 1923 kalo berdasar sebuah peta kuno STADKAARTS 1923. Dr versi RSU bangunan itu tahun 1987 dari pihak BP3 masih didalami tapi kalo berdasar prinsip rumah jaman kolonial seharusnya disitu juga ada bangunan pengapit (gandik tengen). Oke kita tunggu saja laporan resmi dr BP3.</p>
<p style="text-align:justify;">Berikutnya adalah mengunjungi Bangsal Anak yg berada persis di belakang Pendopo. Dari peta STADSKAARTS 1932 bangunan ini juga sudah ada. Nah dalam rencana proyek bangunan ini jg akan di bongkar (dugaan saya Bangsal F dan Bangsal B jg akan dibongkar&#8230;menurut versi RSU sendiri dari RIWAYAT DAN SEJARAH RUMAH SAKIT TIDAR MAGELANG mencantumkan bahwa saat pendirian pertama rumah sakit di tahun 1932 Bangsal F dan Bangsal B juga sudah berdiri..Nah ini sesuai masterplan jg akan di bongkar&#8230;waduuh&#8230;catatan, ini baru dugaan saya lho..td belum sempat konfirmasi ke pihak RSU).</p>
<p style="text-align:justify;">Meski Bangsal Anak, Bangsal B dan Bangsal F termasuk bangunan kuno tapi sayangnya belum dimasukkan dalam cagar budaya..menurut saya juga mengherankan..mengapa saat dulu kantor SUAKA PENINGGALAN DAN PURBAKALA JAWA TENGAH (sekarang BP3 ) melakukan pendataan bangunan bersejarah di tahun 2001 tidak memasukkan ke 3 bangunan ini&#8230;aneh ya..</p>
<p style="text-align:justify;">Kesimpulannya bahwa upaya pelestarian bangunan tua baik yang sdh masuk dalam cagar budaya dan yg belum masuk adalah tanggung jawab kita semua. Kita hargai pihak RSU yg menyadari kekeliruannya dan akan mengembalikan pada bentuk aslinya. Kita juga mendukung upaya peningkatan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat dengan meningkatkan fasilitas kesehatan yang baik. Juga jangan sampai misalkan terjadi pembongkaran bangunan tua apalagi sudah masuk dalam cagar budaya dan apalagi milik pemerintah akan memberi contoh yg buruk kepada masyarakat&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Sudah saatnya PERDA PERLINDUNGAN BANGUNAN TUA DAN/ KAWASAN CAGAR BUDAYA segera disahkan. Jangan sampai berlarut-larut. Jangan sampai Perdanya belum disahkan, sudah banyak bangunan tua hilang tinggal cerita. Undang-undang tentang Benda Cagar Budaya sudah ada sejak thn 1992 kenapa sampai 20 tahun tidak ada tindak lanjutnya di Kota Magelang ?</p>
<p style="text-align:justify;">Dan perlu segera dilakukan pendataan ulang mengenai bangunan tua yang diduga menjadi cagar budaya di Kota Magelang.</p>
<p style="text-align:justify;">Oke kepada rekan-rekan dan berbagai pihak yang sudah peduli terhadap upaya pelestarian cagar budaya kami ucapkan banyak terima kasih. Spesial buat Direktur RSU Tidar Magelang dr. Sri Harso, M.Kes, SpS yang sudah mau peduli dalam upaya pelestarian. Kepada BP3 kami tunggu laporan resminya&#8230; kepada rekan2 KOTA TOEA MAGELANG..tugas belum selesai&#8230; SAVE HERITAGE &amp; HISTORY IN MAGELANG..!!!!</p>
<pre style="text-align:justify;">dicopas dari fb mas <a href="http://www.facebook.com/bagus.priyana" target="_blank">Bagus Priyana
</a>Foto dari fb mas <a href="http://www.facebook.com/bagus.priyana" target="_blank">Bagus Priyana</a> dan pak <a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1235252159" target="_blank">Soli Saroso</a></pre>
<p style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kotatoeamagelang.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kotatoeamagelang.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kotatoeamagelang.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kotatoeamagelang.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kotatoeamagelang.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kotatoeamagelang.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kotatoeamagelang.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kotatoeamagelang.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kotatoeamagelang.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kotatoeamagelang.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kotatoeamagelang.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kotatoeamagelang.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kotatoeamagelang.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kotatoeamagelang.wordpress.com/93/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotatoeamagelang.wordpress.com&amp;blog=20685869&amp;post=93&amp;subd=kotatoeamagelang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2011/10/05/bangunan-ugd-rsu-tidar-magelang-berhasil-diselamatkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f7718d3bf7225659fad87e3b43333da?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kotatoeamagelang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/s320x320/305427_290937474251297_100000051394899_1287370_342170517_n.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">RSU</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://a4.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/s320x320/314860_2015273381549_1235252159_31787246_683715883_n.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">foto_bp3</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nonton Bareng di Bioskop Magelang Theatre</title>
		<link>http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2011/10/04/nonton-bareng-di-bioskop-magelang-theatre/</link>
		<comments>http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2011/10/04/nonton-bareng-di-bioskop-magelang-theatre/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2011 04:35:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kotatoeamagelang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[mt]]></category>
		<category><![CDATA[nobar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kotatoeamagelang.wordpress.com/?p=87</guid>
		<description><![CDATA[Kami dari komunitas KOTA TOEA MAGELANG mengajak rekan-rekan sekedar bernostalgia bersama pada : Tanggal : 8 Oktober 2011 Waktu : 16:00 WIB Tempat: Magelang Theatre (MT) Film yang diputar: Tendangan Dari Langit Biaya Pendaftaran: Rp 10.000,- (kompensasi dapat Modul mengenai &#8230; <a href="http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2011/10/04/nonton-bareng-di-bioskop-magelang-theatre/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotatoeamagelang.wordpress.com&amp;blog=20685869&amp;post=87&amp;subd=kotatoeamagelang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://kotatoeamagelang.files.wordpress.com/2011/10/nobar_magelang.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-88" title="nobar_magelang" src="http://kotatoeamagelang.files.wordpress.com/2011/10/nobar_magelang.jpg?w=640" alt=""   /></a></p>
<p>Kami dari komunitas KOTA TOEA MAGELANG mengajak rekan-rekan sekedar bernostalgia bersama pada :</p>
<p>Tanggal : 8 Oktober 2011<br />
Waktu : 16:00 WIB<br />
Tempat: Magelang Theatre (MT)<br />
Film yang diputar: Tendangan Dari Langit<br />
Biaya Pendaftaran: Rp 10.000,- (kompensasi dapat Modul mengenai sejarah bangunan)<br />
Waktu pendaftaran: 1 &#8211; 6 Oktober 2011</p>
<p>Bisa mendaftar tlp/sms ke:<br />
RYAN : 085643025498<br />
ANGLIR : 08562853309<br />
FREDDY: 085643023168<br />
atau bisa mendaftar di Arvi Multimedia Magelang, Jl. Sutopo 2 (depan R.S Lestari Raharja)</p>
<p>mari ajak rekan-rekan sekalian untuk bernostalgia atas jasa Bioskop Magelang Theatre selama ini&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kotatoeamagelang.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kotatoeamagelang.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kotatoeamagelang.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kotatoeamagelang.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kotatoeamagelang.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kotatoeamagelang.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kotatoeamagelang.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kotatoeamagelang.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kotatoeamagelang.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kotatoeamagelang.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kotatoeamagelang.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kotatoeamagelang.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kotatoeamagelang.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kotatoeamagelang.wordpress.com/87/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotatoeamagelang.wordpress.com&amp;blog=20685869&amp;post=87&amp;subd=kotatoeamagelang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2011/10/04/nonton-bareng-di-bioskop-magelang-theatre/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f7718d3bf7225659fad87e3b43333da?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kotatoeamagelang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kotatoeamagelang.files.wordpress.com/2011/10/nobar_magelang.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">nobar_magelang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Staadsgemeente Ordonantie</title>
		<link>http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2011/08/05/staadsgemeente-ordonantie/</link>
		<comments>http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2011/08/05/staadsgemeente-ordonantie/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Aug 2011 21:30:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kotatoeamagelang</dc:creator>
				<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kotatoeamagelang.wordpress.com/?p=85</guid>
		<description><![CDATA[Walaupun sudah dilakukan beberapa perubahan dalam peraturan hukum, tetapi warga Eropa yang tinggal di kotapraja-kotapraja (gemeente) merasa belum puas dalam mengatur kewenangan dan kemandirian yang di milikinya. Masyarakat Eropa menghendaki adanya perubahan dalam sistem pemerintahannya. Akhirnya Pemerintah Hindia Belanda di &#8230; <a href="http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2011/08/05/staadsgemeente-ordonantie/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotatoeamagelang.wordpress.com&amp;blog=20685869&amp;post=85&amp;subd=kotatoeamagelang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" title="logo" src="http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/283147_259159347429110_100000051394899_1161126_4235163_s.jpg" alt="" width="130" height="104" />Walaupun sudah dilakukan beberapa perubahan dalam peraturan hukum, tetapi warga Eropa yang tinggal di kotapraja-kotapraja (gemeente) merasa belum puas dalam mengatur kewenangan dan kemandirian yang di milikinya. Masyarakat Eropa menghendaki adanya perubahan dalam sistem pemerintahannya.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-85"></span>Akhirnya Pemerintah Hindia Belanda di tahun 1922 mengeluarkan peraturan BESTUURS-HERVORMINGS-ORDONANTI​E yang isinya adalah mengubah sistem pemerintahan dari desentralisasi menjadi dekonsentrasi. Akibatnya Dewan Wilayah yang ada dibubarkan karena jumlah anggotanya yang terlalu besar dan kurangnya komunikasi dengan warganya.
</p>
<p style="text-align:justify;">Pada tahun 1926 Pemerintah Hindia Belanda mengeluarkan peraturan STAADSGEMEENTE ORDONANTIE yang isinya mengubah status GEMEENTE menjadi STAADSGEMEENTE, dimana nantinya Staadsgemeente dipimpin oleh Walikotapraja (BURGEMEESTER) bukan Asisten Residen seperti pada Gemeente.</p>
<p style="text-align:justify;">Para Burgemeester ini bertanggungjawab kepada pemerintah propinsi yang akan segera di bentuk, bukan pada pemerintah pusat secara langsung. Sehingga pada tahun 1926 dikeluarkanlah PROVINCIE-ORDONANTIE yang mengatur pembentukan propinsi di Jawa, yaitu WEST-JAVA (Jawa Barat), MIDDEN-JAVA (Jawa Tengah) dan OOST-JAVA en MADOERA (Jawa Timur dan Madura).</p>
<p style="text-align:justify;">Demikian juga dengan Magelang, sesudah terbentuknya Gemeente Magelang di tahun 1906 dan akibat adanya STAADSGEMEENTE ORDONANTIE di tahun 1926 maka statusnya ikut berubah menjadi Staadsgemeente Magelang pada tahun 1929. Setelah dari tahun 1906-1929 dipimpin oleh Asisten residen Kedu, maka pada tahu 1929 secara resmi Staadsgemeente Magelang memiliki Walikotapraja sendiri (Burgemeester) yang bernama P.K.W LAKEMAN. Burgemeester ini menjabat dari tahun 1929-1934 ( kemudian menjadi Burgemeester Malang dan Surabaya). Dan jabatan ini diteruskan oleh Ir. R.C.A.F.J VAN LISSA NESSEL hingga sampai tahun1942.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kotatoeamagelang.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kotatoeamagelang.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kotatoeamagelang.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kotatoeamagelang.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kotatoeamagelang.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kotatoeamagelang.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kotatoeamagelang.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kotatoeamagelang.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kotatoeamagelang.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kotatoeamagelang.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kotatoeamagelang.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kotatoeamagelang.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kotatoeamagelang.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kotatoeamagelang.wordpress.com/85/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotatoeamagelang.wordpress.com&amp;blog=20685869&amp;post=85&amp;subd=kotatoeamagelang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2011/08/05/staadsgemeente-ordonantie/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f7718d3bf7225659fad87e3b43333da?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kotatoeamagelang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/283147_259159347429110_100000051394899_1161126_4235163_s.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">logo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lambang Staads Gemeente Magelang</title>
		<link>http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2011/08/05/lambang-staads-gemeente-magelang/</link>
		<comments>http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2011/08/05/lambang-staads-gemeente-magelang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Aug 2011 21:17:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kotatoeamagelang</dc:creator>
				<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[logo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kotatoeamagelang.wordpress.com/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya setelah berubah menjadi Staads Gemeente, Magelang sudah tampak menjadi kota yang berkembang pesat. Pihak Kotapraja Magelang perlu membuat lambang kota. Maka pada tanggal 22 Januari 1935 oleh Yang Mulia Gubernur Jenderal Hindia Belanda di tetapkanlah kotapraja Magelang dapat mempergunakan &#8230; <a href="http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2011/08/05/lambang-staads-gemeente-magelang/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotatoeamagelang.wordpress.com&amp;blog=20685869&amp;post=83&amp;subd=kotatoeamagelang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" title="logo" src="http://a7.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/216632_260190717325973_100000051394899_1164226_757235_n.jpg" alt="" width="150" height="141" />Akhirnya setelah berubah menjadi Staads Gemeente, Magelang sudah tampak menjadi kota yang berkembang pesat. Pihak Kotapraja Magelang perlu membuat lambang kota. Maka pada tanggal 22 Januari 1935 oleh Yang Mulia Gubernur Jenderal Hindia Belanda di tetapkanlah kotapraja Magelang dapat mempergunakan lambang kotanya. Dan dengan keputusan nomer 5 diserahkanlah sertifikat lambang kota. Lambang kotapraja tersebut berwujud 2 ekor singa Belanda yang biasa disebut dengan &#8220;DE NEDERLANSCHE LEEW&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-83"></span>Perlu dicatat bahwa model kotapraja merancang lambang kotanya dengan berbagai lambang bermotif antara lain simbol abad pertengahan Eropa yang dipadukan dengan simbol yang betul-betul bercirikan daerah setempat.</p>
<p>Sedang uraian dan arti simbolis lambang kota tersebut adalah sbb :</p>
<ol>
<li style="text-align:justify;">Sebuah penyangga terbalik dari perak berwarna biru laut dengan sebuah cincin emas di atasnya yang didalamnya terdapat sebuah paku dari pedang yang ditempatkan sebagai tiang kokoh dengan ujung runcingnya berada di lubang penyangga.</li>
<li style="text-align:justify;">Perisai ditutup oleh sebuah mahkota emas berbentuk stupa.</li>
<li style="text-align:justify;">Pemegang perisai : 2 singa dari emas yang lidah dan kukunya berwarna merah.</li>
<li style="text-align:justify;">Kota Magelang tidak pernah berfungsi sebagai benteng atau daerah pertahanan sehingga mahkota kota tidak boleh dipergunakan sebagai hiasan penutup. Sebuah motif khusus ditemukan dalam sebuah mahkota berbentuk stupa dengan gaya seperti Borobudur yang terletak di dekat Magelang.</li>
<li style="text-align:justify;">Penyangga perak melambangkan Magelang sebagai pertemuan jalan ke Semarang, Yoyakarta dan Purworejo.</li>
<li style="text-align:justify;">Paku hitam melambangkan gunung Tidar sebagai titik tengah pulau Jawa yang menurut orang Jawa dipakukan di Samudera Hindia.</li>
<li style="text-align:justify;">Cincin emas yang mengelilingi paku melambangkan rangkaian gunung-gunung yang setiap saat di kagumi oleh orang-orang Magelang dan menyebabkan kota itu mempunyai iklim yang nyaman.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">(Sumber : dari berbagai sumber dan buku WETENSWAARDIGHEDEN VAN MAGELANG, HJ SJUOKE, 1935. Diterjemahkan oleh Wahyu Utami dan Vini, 2010 )</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kotatoeamagelang.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kotatoeamagelang.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kotatoeamagelang.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kotatoeamagelang.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kotatoeamagelang.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kotatoeamagelang.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kotatoeamagelang.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kotatoeamagelang.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kotatoeamagelang.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kotatoeamagelang.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kotatoeamagelang.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kotatoeamagelang.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kotatoeamagelang.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kotatoeamagelang.wordpress.com/83/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotatoeamagelang.wordpress.com&amp;blog=20685869&amp;post=83&amp;subd=kotatoeamagelang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2011/08/05/lambang-staads-gemeente-magelang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f7718d3bf7225659fad87e3b43333da?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kotatoeamagelang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://a7.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/216632_260190717325973_100000051394899_1164226_757235_n.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">logo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Saluran Air Kali Manggis</title>
		<link>http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2011/03/30/saluran-air-kali-manggis/</link>
		<comments>http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2011/03/30/saluran-air-kali-manggis/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Mar 2011 13:53:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kotatoeamagelang</dc:creator>
				<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[kali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kotatoeamagelang.wordpress.com/?p=74</guid>
		<description><![CDATA[Jika kita melewati Jalan Manggis, Kelurahan Gelangan, Kota Magelang kita akan kita bisa menjumpai salarun air yang terbuat dari beton berbentuk kotak. Saluran tersebut memanjang dan mengikuti lekuk jalan tersebut, letaknya yang lebih tinggi dari jalan menjadikan saluran ini seperti &#8230; <a href="http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2011/03/30/saluran-air-kali-manggis/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotatoeamagelang.wordpress.com&amp;blog=20685869&amp;post=74&amp;subd=kotatoeamagelang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika kita melewati Jalan Manggis, Kelurahan Gelangan, Kota Magelang kita akan kita bisa menjumpai salarun air yang terbuat dari beton berbentuk kotak. Saluran tersebut memanjang dan mengikuti lekuk jalan tersebut, letaknya yang lebih tinggi dari jalan menjadikan saluran ini seperti tembok yang memagari jalan tersebut.</p>
<p>Saluran yang oleh warga Kota Magelang dikenal dengan Kali Kotak ini merupakan salah satu  bangunan peninggalan Kolonial Belanda. Ada sebuah prasasti yang menuliskan tanggal 1 Oktober – 31 Desember 1930. Dari sumber sejarah menyebutkan tanggal tersebut merupakan tanggal direhabnya saluran tersebut sehingga terlihat seperti sekarang. <span id="more-74"></span>Kota Magelang dahulunya merupakan daerah yang kering dan tidak bisa teraliri air seperti sekarang. Namun usai perang diponegoro Magelang sebagai <em>Government Settlement</em> tepatnya tahun 1830 mulai membangun saluran air untuk mengairi lahan pertanian dan perkebunan. Hal itu dilakukan untuk mewujudkan kepentingan Belanda. Saat itu Magelang dijadikan daerah untuk mengumpulkan hasil perkebunan yang akan di bawa ke Semarang.</p>
<p>“Karena di Semarang ada pelabuhan, maka dijadikan kota distribusi hasil pertanian dan perkebunan. Dan Magelang menjadi salah satu untuk mengumpulkan hasil tersebut,” ujar pemerhati kota toea dari Komunitas Kota Toea Magelang.</p>
<p>Untuk mewujudkan tujuan tersebut maka Pemerintah Kolonial Belanda membangun saluran air Progo Manggis (Manggis Leiding) yang melewati tiga daerah yaitu Temanggung, Kabupaten Magelang dan Kota Magelang. Saluran tersebut memanjang dari Temanggung hingga Mertoyudan Kabupaten Magelang. Sumber air dari saluran tersebut diambilkan dari Sungai Progo di Dusun Kuncen Desa Badran Kecamatan Kranggan Temanggung.</p>
<p>Terbentuknya Progo Manggis tersebut tidak lepas dari jasa Kyai Gejayan. Dia ditantang oleh Belanda, jika bisa mengalirkan air Sungai Progo ke Magelang, Belanda akan membeli air tersebut. Akhirnya Kyai tersebut berhasil membuat Bendung Badran sehingga air bisa mengaliri Saluran Kali Manggis dan akhirnya sampai Magelang.</p>
<p>“Namun Belanda tidak menepati janjinya hingga sang Kyai meninggal. Sekarang jasadnya dimakamkan di Tegalrejo Kabupaten Magelang,” lanjutnya.</p>
<p>Berdasarkan catatan salah seorang saksi sejarah dan tokoh masyarakat yang bernama Soekimin Adiwiratmoko. Saluran Progo Manggis ini mulai dibangun 1857. Saluran ini dibangun untuk mengairi sawah di daerah Secang dan perkebunan tebu milik Belanda di Mertoyudan, Kabupaten Magelang.</p>
<p>“Ada juga sumber lain yang menyebutkan saluran tersebut dibangun pada 1895,” ujar Bagus</p>
<p>Sedangkan saluran air yang ada di Kota Magelang digunakan untuk menggelontor limbah rumah tangga dan saluran air kota (Boog Leiding) dan juga untuk menyirami taman kota. Selain itu saluran ini juga untuk mengantisipasi bencana kebakaran, karena pada masa itu mayoritas rumah milik warga terbuat dari bambu sehingga mudah terbakar.</p>
<p>Pada saat dibangun, saluran ini dibuat dari plat dan kerangka yang terbuat dari besi. Namun karena tidak kuat menahan arus air maka pada  tahun 1911 dilakukan renovasi. Renovasi dilakukan pada  jembatan air atau banyak orang menyebutnya talang. Renovasi dilakukan sepanjang 125 meter di Dusun Bolang, Badran Temanggung.</p>
<p>Menurut cerita rakyat setempat, proses pengerjaan ini dikerjakan oleh tuan Ventros seorang Belanda. Dalam pelaksanaannya kualitas sangat diperhatikan, material seperti pasir dan batu koral yang dipakai untuk bahan bligon harus dicuci tidak boleh ada kotoran sama sekali.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kotatoeamagelang.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kotatoeamagelang.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kotatoeamagelang.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kotatoeamagelang.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kotatoeamagelang.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kotatoeamagelang.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kotatoeamagelang.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kotatoeamagelang.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kotatoeamagelang.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kotatoeamagelang.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kotatoeamagelang.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kotatoeamagelang.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kotatoeamagelang.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kotatoeamagelang.wordpress.com/74/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kotatoeamagelang.wordpress.com&amp;blog=20685869&amp;post=74&amp;subd=kotatoeamagelang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kotatoeamagelang.wordpress.com/2011/03/30/saluran-air-kali-manggis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f7718d3bf7225659fad87e3b43333da?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kotatoeamagelang</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
